Periode Mei Jumlah Penumpang Menurun

ALAMI PENURUNAN: BPS Kaltara mendata untuk periode Mei 2025 jumlah penumpang di bandara alami penurunan drastis.

TANJUNG SELOR – Aktivitas penerbangan di Kalimantan Utara (Kaltara) selama Mei 2025 mencatat peningkatan jumlah pesawat, namun justru diiringi penurunan tajam jumlah penumpang.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, total pesawat yang berangkat dari empat bandara di provinsi ini mencapai 716 unit. Naik 2,14 persen dibandingkan April 2025 yang hanya 701 unit. Demikian pula dengan pesawat yang datang, meningkat dari 705 menjadi 722 unit atau naik 2,41 persen secara bulanan.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai, bahwa secara kumulatif dalam periode Januari–Mei 2025 jumlah kedatangan dan keberangkatan pesawat masih lebih rendah. Dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, masing-masing turun 1,23 persen dan 1,11 persen. Yang menjadi sorotan berkaitan anjloknya jumlah penumpang.

Baca Juga  Inflasi Kaltara Terjaga di 2,5 Persen

“Penumpang datang pada Mei 2025 tercatat hanya 27.616 orang, turun drastis 21,06 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 34.982 orang. Penumpang yang berangkat juga turun 8,44 persen menjadi 26.715 orang dari sebelumnya 29.178,” ungkapnya, Rabu (9/7) lalu.

Secara akumulatif selama Januari–Mei 2025, jumlah penumpang datang dan berangkat masing-masing turun 2,84 persen dan 1,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Penurunan aktivitas penumpang turut berdampak pada jumlah bagasi. Bagasi yang dimuat turun 18,39 persen, dari 241.834 kg pada April menjadi 197.354 kg pada Mei 2025.

Baca Juga  Pengguna Baru QRIS Meningkat

“Sementara bagasi yang dibongkar turun lebih tajam, yaitu 25,44 persen menjadi 222.646 kg,” sebut dia.

Selama lima bulan pertama tahun ini, total bagasi yang dimuat dan dibongkar juga mengalami penurunan masing-masing 6,97 persen dan 8,67 persen dibanding periode Januari–Mei 2024. Sebaliknya, lalu lintas kargo justru menunjukkan tren positif. Jumlah kargo yang dimuat naik 17,23 persen dari 256.270 kg menjadi 300.434 kg pada Mei 2025.

Baca Juga  Target Tahun Depan Omzet UMKM Halal Naik 20 Persen

Kargo yang dibongkar melonjak lebih tinggi, mencapai 25,64 persen menjadi 650.008 kg dari sebelumnya 517.337 kg. Secara kumulatif, total kargo muat selama Januari–Mei 2025 tumbuh 2,22 persen, dan bongkar kargo tumbuh signifikan sebesar 6,32 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Penurunan jumlah penumpang bisa mencerminkan tantangan ekonomi, perubahan perilaku masyarakat, atau berkurangnya intensitas perjalanan antarwilayah. Sementara itu, naiknya kargo dapat menjadi sinyal peningkatan aktivitas perdagangan dan distribusi barang,” tandasnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini