Transportasi Udara Masih Fluktuatif

ANGKUTAN UDARA: Peningkatan jumlah pesawat dan penumpang datang menandakan adanya pergerakan mobilitas menuju Kaltara.

TANJUNG SELOR – Aktivitas angkutan udara di Kalimantan Utara pada Juli 2025 mencatatkan dinamika yang beragam.

Jumlah pesawat yang berangkat meningkat, penumpang datang bertambah, sementara penumpang berangkat serta bagasi justru menurun. Di sisi lain, angkutan kargo mengalami lonjakan cukup signifikan. Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai mengatakan, jumlah pesawat yang datang melalui empat bandara di Kaltara pada Juli 2025 mencapai 741 unit, naik 7,86 persen. Jika dibandingkan Juni 2025 yang tercatat 687 unit.

Sedangkan pesawat berangkat tercatat 745 unit, meningkat 7,81 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 691 unit. Meski terjadi peningkatan bulanan, secara kumulatif Januari–Juli 2025. Jumlah pesawat datang dan berangkat justru menurun dibanding periode yang sama tahun 2024.

Baca Juga  TPK Hotel Berbintang Menurun

“Total pesawat datang turun 3,90 persen menjadi 4.811 unit. Sedangkan pesawat berangkat turun 4,09 persen menjadi 4.829 unit,” jelasnya, Jumat (5/9).

Jumlah penumpang yang datang ke Kaltara pada Juli 2025 naik 10,14 persen, dari 29.953 orang pada Juni menjadi 32.991 orang. Sebaliknya, penumpang yang berangkat turun 6,45 persen, dari 31.643 orang menjadi 29.602 orang.

Jika dihitung secara kumulatif, penumpang datang periode Januari–Juli 2025 tercatat 203.463 orang, turun 3,70 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Baca Juga  September, Ekspor di Kaltara Melonjak

“Untuk penumpang berangkat, jumlahnya 201.395 orang, juga menurun 3,25 persen dibanding Januari–Juli 2024,” terangnya.

Aktivitas bagasi di bandara Kaltara menunjukkan tren menurun. Pada Juli 2025, bagasi muat tercatat 216.325 kg, turun 12,65 persen dibanding bulan sebelumnya 247.645 kg. Sementara itu, bagasi bongkar naik 7,19 persen menjadi 261.170 kg.

Namun secara kumulatif Januari–Juli 2025, baik bagasi muat maupun bongkar tetap mencatat penurunan masing-masing 8,05 persen dan 9,53 persen. Dibanding periode yang sama tahun 2024.

“Untuk angkutan kargo menunjukkan tren positif. Kargo muat pada Juli 2025 mencapai 320.621 kg, naik 12,54 persen dibanding bulan sebelumnya 284.896 kg. Kargo bongkar juga meningkat 13,39 persen, dari 551.876 kg menjadi 625.790 kg,” ungkapnya.

Baca Juga  Kemiskinan di Kaltara Menurun

Secara kumulatif Januari–Juli 2025, kargo muat justru turun 20,27 persen dibanding tahun lalu, sedangkan kargo bongkar naik 6,78 persen. Data ini menunjukkan, transportasi udara di Kaltara masih fluktuatif. Peningkatan jumlah pesawat dan penumpang datang menandakan adanya pergerakan mobilitas menuju Kaltara.

Namun penurunan pada penumpang berangkat dan bagasi memberi sinyal adanya tantangan pada sektor keberangkatan. Sementara itu, tren kenaikan kargo pada Juli 2025 mengindikasikan meningkatnya aktivitas distribusi barang melalui udara. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini