TARAKAN – Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Utara (Kaltara) Suroso menyampaikan, kesiapan penuh dari pengurus dan atlet pencak silat Kaltara dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
Menurut Suroso, evaluasi berkelanjutan terhadap atlet aman dilakukan dalam menentukan kontingen terbaik yang akan mewakili Kaltara. “Evaluasi ini dilakukan pasca seleksi yang telah kami laksanakan sebelumnya, khususnya saat Pra PON 2024,” jelas Suroso.
Suroso mengungkapkan, setelah proses seleksi awal, atlet-atlet yang lolos tetap dimonitor perkembangannya secara intensif. Hal ini untuk memastikan mereka tetap berada dalam kondisi prima dan siap secara teknis dan mental saat PON.
“Kami juga akan menggelar seleksi provinsi di Tana Tidung dalam waktu dekat. Ini bertujuan untuk menjaring atlet-atlet yang selama ini kami pantau, agar bisa masuk tim kontingen,” jelasnya.
Dari hasil evaluasi awal, IPSI Kaltara berencana mengajukan sekitar delapan kelas putra-putri untuk berlaga di PON Bela Diri. Pihaknya memastikan atlet silat Kaltara yang berlaga pada PON XXI Aceh-Sumut diikutkan, asalkan memenuhi kriteria usia pada PON bela diri 2025.
“Kami targetkan mengirim sekitar delapan atlet, yang terdiri dari nomor tunggal putra dan putri,” ucapnya.
Meski persaingan di tingkat nasional sangat ketat, Suroso optimis ada beberapa nomor yang memiliki peluang juara. “Dari enam nomor yang kami fokuskan, ada beberapa atlet yang kami nilai punya potensi besar. Namun kami juga sadar, hampir semua daerah kini berimbang dalam kualitas atletnya, jadi persaingan memang sangat ketat,” tuturnya.
Untuk mendukung persiapan atlet, IPSI Kaltara merencanakan Training Center (TC) terpusat di Tarakan. “Kami sudah siapkan fasilitas di Tarakan untuk TC, tetapi jadwal dan teknisnya masih menunggu arahan dari KONI Provinsi,” jelasnya.
Baru-baru ini, pengurus IPSI Kaltara juga mengadakan rapat koordinasi dengan pengurus KONI untuk sinkronisasi persiapan. “Alhamdulillah, dukungan dari KONI sangat baik dan mereka siap membantu segala kebutuhan tim pencak silat,” kata Suroso.
Suroso berharap atlet Kaltara mampu menunjukkan performa terbaiknya dan mengharumkan nama daerah di ajang PON Bela Diri. “Kami siap bersaing, mudah-mudahan atlet bisa maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk Kaltara,” pungkasnya. (kn-2)