SEKOLAH Unggulan Garuda ditargetkan mulai dibangun tahun depan di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Baru Mandiri (KBM), Desa Gunung Seriang, Tanjung Selor, tepat di samping gedung DPRD Kaltara.
Sekolah Garuda akan difokuskan pada pengembangan bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Mathematics (STEM). Ketua Legal dan Kerja Sama Ditjen Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek RI Carolina menjelaskan, keberadaan sekolah ini diharapkan dapat melahirkan generasi unggul dari berbagai daerah di Indonesia.
“Karena ini sekolah unggulan, seleksinya tentu diperuntukkan bagi anak-anak berprestasi dari seluruh Indonesia. Kami ingin memberikan wadah bagi mereka yang memiliki potensi besar di bidang sains dan teknologi,” ujarnya, belum lama ini.
Sekolah Garuda akan berdiri di atas lahan seluas 20 hektare milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang telah dihibahkan kepada Kemendiktisaintek. Berbagai fasilitas modern akan dibangun dalam satu Kawasan. Mulai dari asrama, laboratorium berstandar internasional, hingga pusat olahraga (sport center).
Dengan konsep ini, sekolah dirancang tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat pengembangan bakat dan karakter siswa. Pada tahap pertama, Sekolah Garuda di Kaltara akan membuka 8 kelas, dengan kapasitas hanya 20 siswa per kelas.
Artinya, total hanya 160 siswa terbaik yang akan diterima pada angkatan pertama. Mengenai kuota khusus bagi putra-putri daerah Kaltara, Carolina menyebutkan hal itu masih akan dibahas secara internal di Kemendikti Saintek.
“Untuk kuota lokal nanti kita bicarakan lebih lanjut. Saat ini kami fokus dulu pada pembangunan sekolahnya,” jelasnya.
Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Pusat. Untuk proyek di Kaltara, telah alokasikan anggaran Rp 233 miliar. Dengan dukungan dana yang besar dan fasilitas lengkap, Sekolah Garuda diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan yang bisa mengharumkan nama Kaltara, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan nasional.
“Harapannya, Sekolah Garuda di Kaltara bisa menjadi contoh bagi pengembangan pendidikan unggul di Indonesia, khususnya di bidang sains dan teknologi,” harapnya. (kn-2)