Beasiswa Kaltara Unggul, 70 Persen Dialokasikan Mahasiswa Tak Mampu

BEASISWA KALTARA: Skema beasiswa terbagi menjadi dua kategori, untuk mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.

TANJUNG SELOR – Program Beasiswa Kaltara Unggul yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mendapat sambutan positif dari kalangan mahasiswa.

Penerima sebagian besar merupakan mahasiswa asal Kaltara yang menempuh pendidikan di luar provinsi. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, Muhammad Rosyit mengungkapkan, dominasi penerima dari luar Kaltara ini bukan berarti beasiswa tidak menyentuh mahasiswa lokal.

Syarat utama penerima tetaplah kepemilikan KTP Kaltara. Sehingga mahasiswa yang kuliah di luar daerah tetap berhak mengajukan bantuan.

Baca Juga  Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah

“Justru paling banyak penerima berasal dari mahasiswa yang kuliah di luar Kaltara. Namun, selama mereka masih tercatat sebagai warga Kaltara dengan KTP Kaltara, tetap layak menerima,” jelas Rosyit, Minggu (21/9).

Skema beasiswa ini terbagi menjadi dua kategori, yakni untuk mahasiswa kurang mampu dan berprestasi. Dari total penerima, sekitar 70 persen dialokasikan bagi mahasiswa tidak mampu. Sedangkan 30 persen diperuntukkan mahasiswa berprestasi.

Baca Juga  Diperkirakan Anggaran Rp 291 Miliar

“Fokus kita membantu masyarakat yang memang membutuhkan dukungan finansial, agar bisa melanjutkan pendidikan. Tetapi, kita juga tetap memberikan ruang bagi mahasiswa berprestasi untuk diapresiasi,” ungkapnya.

Beasiswa Kaltara Unggul menjadi salah satu program strategis Pemprov Kaltara di bidang pendidikan. Tujuannya tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tetapi juga memastikan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi bagi seluruh putra-putri daerah.

Baca Juga  Optimalisasi Venue Porprov II di Malinau

Dia menekankan beasiswa ini diharapkan dapat mencetak generasi Kaltara yang unggul, berdaya saing, dan mampu kembali mengabdi bagi pembangunan daerah. Apapun pilihan kampusnya, baik di Kaltara maupun di luar, ingin mereka nantinya bisa membawa pulang ilmu dan berkontribusi bagi daerah. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini