TARAKAN – Pelabuhan Tengkayu I di Tarakan akan diprioritaskan untuk pembangunan terminal baru. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas dan menata aktivitas di area pelabuhan agar lebih tertata dan teratur.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kaltara Idham Chalid, lokasi terminal baru ini direncanakan berada di depan area parkir pelabuhan.
“Kami sedang mengusulkan untuk membangun terminal. Nanti lokasinya di depan parkiran. Para pedagang akan diatur, ditempatkan di sana semuanya,” kata Idham, Selasa (23/9).
Selain itu, terminal baru juga akan berfungsi sebagai pusat pelayanan, mencakup loket-loket tiket dan ruang tunggu VIP khusus untuk pejabat. Idham menjelaskan, selama ini belum ada ruang tunggu khusus untuk tamu-tamu penting seperti gubernur dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Idham berharap proyek ini dapat terlaksana pada tahun depan. Rencana dan desain pembangunan sudah rampung, dan pihaknya sudah menghitung biaya yang dibutuhkan. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 14-15 miliar.
“Pembangunan terminal ini tidak memerlukan reklamasi karena akan dibangun memanjang. Tidak ada timbunan, jadi tidak perlu menunggu. Namun, untuk pembangunan ke atasnya, kami harap bisa selesai dalam dua tahap,” ujarnya.
Bangunan lama di pelabuhan juga akan direnovasi dan dimanfaatkan. Idham menyampaikan bangunan tersebut akan disewakan untuk berbagai acara. Baik acara masyarakat maupun pemerintah, seperti pertemuan, resepsi pernikahan, dan juga sebagai gudang.
Selain itu, area-area kosong di pelabuhan akan dikelola dengan lebih baik. Untuk jangka panjang, Kadishub Kaltara juga berencana membuat area khusus untuk swasta. Seperti outlet-outlet atau bahkan hotel singgah, sesuai saran dari Gubernur Kaltara. Rencana ini nantinya akan ditawarkan kepada investor yang berminat.
“Sisi-sisi atau ruang dari zona-zona yang kosong di sini kami plotkan. Termasuk yang ruang kosong di sebelah itu, nanti untuk alat beratnya, parkirannya di sana ke depan,” jelas Idham.
Terkait area parkir, Idham menambahkan penambahan fasilitas seperti kanopi dan CCTV juga sudah dianggarkan. Proyek perbaikan ini akan dilakukan secara bertahap. Dengan sebagian fasilitas akan dilanjutkan dalam anggaran murni 2026.
“CCTV sudah saya anggarkan di anggaran perubahan ini. Terus pedestrian untuk berjalan kaki, termasuk juga kanopinya,” pungkasnya. (kn-2)