Ingin Kaltara Maju Secara Ekonomi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan arah pembangunan lima tahun ke depan berlandaskan visi besar terwujudnya fondasi transformasi Kalimantan Utara yang kokoh sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan.

Visi ini disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang akan menjadi pijakan utama pembangunan di Kaltara. Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menuturkan, RPJMD 2025–2029 bukan sekadar dokumen, melainkan arah kebijakan yang menjabarkan strategi pembangunan daerah secara menyeluruh.

“Kaltara ini garda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Maka pembangunan harus mencerminkan peran strategis itu. Kita ingin Kaltara maju secara ekonomi, kokoh dalam infrastruktur. Sekaligus berkelanjutan untuk generasi mendatang,” ujarnya, Senin (25/9) pekan lalu.

Baca Juga  Soroti Infrastruktur Perbatasan

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltara telah menyiapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Dokumen ini menjadi turunan langsung RPJMD dan berfungsi sebagai rencana tahunan yang lebih teknis. Serta menyesuaikan dengan program prioritas nasional.

“RKPD menjadi instrumen untuk memastikan setiap visi besar dapat diwujudkan lewat program nyata. Jadi, tidak berhenti di tataran konsep, tetapi terimplementasi hingga ke masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Pentingnya Penerapan Efisiensi Anggaran

Transformasi yang dimaksud, kata Ingkong, mencakup berbagai aspek. Mulai dari pembangunan infrastruktur konektivitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi local. Hingga pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan.

“Transformasi ini bukan hanya soal fisik, tapi juga bagaimana masyarakat Kaltara bisa berdaya saing dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Itu yang menjadi fondasi agar Kaltara benar-benar tampil sebagai beranda depan NKRI,” tegasnya.

Baca Juga  ASN Lakukan Tes Urine Narkoba

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan visi tersebut. Kesepahaman kedua lembaga akan menentukan arah pembangunan yang konsisten.

“Sejak awal pemerintahan periode 2025–2029, sinergi dengan DPRD sudah terjalin baik. Ini menjadi modal penting agar setiap kebijakan berjalan sesuai harapan,” imbuhnya.

Melalui visi ini, Pemprov Kaltara optimistis pembangunan lima tahun ke depan akan melahirkan lompatan nyata. Sekaligus mempertegas posisi Kaltara sebagai beranda depan Indonesia yang maju, makmur, dan berkelanjutan. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini