Fokus 8 Program Unggulan Provinsi

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, menegaskan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Tetapi juga memperhatikan keseimbangan antara aspek sosial, budaya, dan ekologis.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Termasuk yang tinggal di wilayah pedalaman, pesisir, dan perbatasan.

“Pembangunan tidak bisa hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata. Kita juga harus memastikan pemerataan dan keberlanjutan. Akses masyarakat terhadap pendidikan, informasi, dan teknologi perlu diperluas agar transformasi pembangunan berjalan adil dan inklusif,” ujar Ingkong Ala, Senin (10/11) lalu.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas UMKM

Arah kebijakan pembangunan Kaltara tahun 2026 akan difokuskan pada delapan program unggulan provinsi. Program tersebut disusun berdasarkan telaah terhadap prioritas nasional, visi-misi gubernur, serta isu-isu strategis daerah.

Kedelapan program tersebut yakni, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan setara gender. Pembangunan kawasan perbatasan sebagai beranda depan negara. Peningkatan produktivitas ekonomi kerakyatan dan pedesaan.

Baca Juga  Pemprov Gelar Lokakarya Penyandang Disabilitas

Kemudian, pengembangan sektor pangan dan agribisnis berkelanjutan. Pembangunan ekonomi hijau dan biru yang ramah lingkungan. Gerakan bersama membangun pariwisata dan budaya lokal. Percepatan konektivitas antarwilayah untuk memperkuat rantai ekonomi daerah. Lalu, peningkatan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, inovatif, dan berbasis digital.

“Delapan program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah,” jelasnya.

Baca Juga  Wagub Kaltara Tinjau Proyek Pembangunan di Bulungan

Ia menekankan, keberhasilan pembangunan di Kaltara tidak dapat dicapai tanpa kerja sama lintas sektor. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga masyarakat harus bersinergi dalam setiap langkah pembangunan.

“Kita ingin memastikan pembangunan di Kaltara tidak hanya tumbuh cepat, tetapi juga merata. Semua masyarakat, tanpa terkecuali, harus merasakan manfaat dari setiap program pembangunan,” tegasnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini