Tanpa Pesaing, Steve Singgih Pimpin ABTI Kaltara

TARAKAN – Bola tangan Kaltara memasuki babak baru setelah Steve Singgih Wibowo kembali dipercaya memimpin ABTI untuk periode keempat kalinya.

Terpilih tanpa pesaing, Steve menegaskan periode ini menjadi fase penguatan struktur organisasi dan peningkatan kualitas atlet di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami ingin naik level, tetapi harus realistis dengan kondisi anggaran. Fokus tetap pada pembinaan dan menyiapkan atlet untuk kompetisi resmi,” ujar Steve.

ABTI Kaltara kini membidik Porprov II/2026 di Kabupaten Malinau sebagai agenda terdekat. Dengan kepengurusan yang telah terbentuk di empat kabupaten/kota, cabang bola tangan diproyeksikan masuk dalam cabang olahraga resmi.

Baca Juga  Targetkan Empat Operasi Bedah Jantung Gratis

“Empat daerah siap, jadi kami optimis bola tangan masuk kalender Porprov,” jelas Steve.

Selain Porprov, ABTI juga menatap peluang tampil pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2026 di Bali. Steve berharap Dispora Kaltara memberi ruang bagi atlet bola tangan masuk dalam kontingen.

“Kesempatan ini penting untuk menambah jam terbang atlet muda,” katanya.

Meski sejumlah peluang terbuka, ABTI tidak akan memaksakan program berlebihan pada 2026 karena minimnya anggaran. Fokus diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung pada pembinaan, termasuk persiapan menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII NTB–NTTB pada 2027.

Baca Juga  Oknum Polisi Tak Akui Perbuatan Diduga Terlibat Narkotika

“PON 2028 menjadi target jangka menengah. Kami berharap KONI mendukung keikutsertaan Pra PON,” tutur Steve.

Di sektor pembinaan, ABTI tengah menyiapkan kejuaraan antar pelajar untuk memperluas basis atlet. Sekolah dinilai menjadi pusat potensi besar karena fasilitas bola tangan relatif sederhana dan mudah diimplementasikan.

Waketum II KONI Kaltara Bidang Pembinaan dan Prestasi, Widodo Dwi Santoso, mengapresiasi terpilihnya kembali Steve. Ia berharap kepengurusan baru mampu memaksimalkan potensi atlet muda, terlebih bola tangan kembali dipertandingkan pada PON 2027.

Baca Juga  Komitmen Penguatan PPA Cegah Kekerasan

“Kaltara harus siap bersaing di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Widodo menegaskan peluang bola tangan tampil di Porprov 2026 cukup besar mengingat syarat kepengurusan daerah telah terpenuhi. Ia memastikan venue bukan hambatan karena lapangan futsal dapat dipakai bergantian dengan cabor lain. “Tidak ada kendala berarti,” singkatnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini