TANA TIDUNG – Selama sepekan gelaran Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kaltara, memberikan dampak positif bagi Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Pasalnya, momen tersebut bukan sekadar kegiatan. Melainkan penegasan, festival tahunan ini telah menjadi denyut baru bagi seni, budaya, dan ekonomi masyarakat.
“Agenda rutin yang terlaksana melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini, memang kita dedikasikan untuk memperkenalkan budaya-budaya asli Tana Tidung,” jelas Sekretaris Kabupaten Tana Tidung H Hersonsyah.
Menurutnya, tujuan utama festival ini meningkatkan nilai-nilai seni budaya dan menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Antusiasme masyarakat menjadi bukti kuat, festival ini semakin mendapat tempat di hati warga. Baik di Tana Tidung maupun dari kabupaten/kota lain se-Kalimantan Utara.
“Alhamdulillah acaranya berjalan baik dan benar-benar mendapat tanggapan yang sangat menarik,” ujarnya.
Dalam festival itu, tidak hanya menampilkan tari-tarian pesisir dan pedalaman. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung juga menggratiskan 99 stand UMKM bagi pelaku usaha lokal maupun dari luar daerah.
“Perputaran ekonomi meningkat, baik bagi pedagang maupun masyarakat. Ini juga berdampak pada transportasi dan hotel,” tutur Hersonsyah.
RTH Djoesoef Abdullah Jalan Perintis Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, yang menjadi lokasi malam penutupan festival, dipadati ribuan masyarakat. Menjadi bukti, perputaran ekonomi yang tercipta selama festival berlangsung.
Hersonsyah mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari panitia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, OPD terkait, TNI/Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinas Kesehatan, hingga para relawan.
“Kolaborasi kuat dari semua OPD. Kami juga mendapatkan arahan dan masukan dari Bupati Ibrahim Ali dan Ibu Vamelia Ibrahim, serta stakeholder lainnya,” ujarnya.
Tidak ketinggalan, ia juga memberikan penghargaan khusus bagi insan pers. “Terima kasih kepada teman-teman wartawan yang menjadi mitra kami dalam mempromosikan budaya pesisir dan pedalaman. Kita berharap gaungnya sampai ke tingkat nasional,” harapnya.
Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman merupakan salah satu program prioritas Pemkab Tana Tidung di bidang seni dan budaya. Karena itu, peningkatan kualitas pelaksanaan akan terus dilakukan.
“InsyaAllah tahun depan kita laksanakan lagi. Mudah-mudahan bisa lebih meriah dari tahun ini,” ungkapnya. (*)