Bupati KTT Lakukan Monev Pembangunan Kawasan Puspem

TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, SP, bersama rombongan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev), terhadap sejumlah pembangunan yang masih dalam tahap pengerjaan, Sabtu (15/11) pagi.

Ikut dalam monev tersebut, yakni Sekretaris Kabupaten H Hersonsyah, Kepala Dinas PUPR H Hadi, Kepala Bappeda, serta Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaa. Bupati terlihat turun langsung menyusuri area demi area Pembangunan. Sambil memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan standar teknis.

Rangkaian monitoring dimulai dari jalan utama kawasan Puspem—poros yang nantinya menjadi nadi mobilitas antar-gedung pemerintahan. Bupati meninjau kondisi pengerasan badan jalan, kualitas drainase, hingga penataan lanskap awal.

Baca Juga  Beasiswa Kaltara Unggul Kembali Dibuka

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Jalan Islamic Center, yang ke depannya akan menjadi akses menuju kawasan religi. Peninjauan berlanjut ke cagar budaya dan Auditorium, bangunan representatif yang kelak menjadi pusat kegiatan seni, budaya, dan pertemuan besar daerah.

Di area Gedung DPRD, Bupati memperhatikan struktur bangunan. Sesekali ia berdialog dengan pelaksana pekerjaan dan mencatat masukan yang perlu ditindaklanjuti.

Kemudian berlanjut ke Gedung Utama B dan C, dua bangunan administrasi yang kelak menjadi pusat layanan public, sekaligus kantor strategis pemerintahan. Bupati memberikan penilaian objektif mengenai progres proyek multimiliar tersebut. Ia mengakui, cuaca belakangan ini menjadi faktor yang cukup menghambat percepatan.

Baca Juga  Bupati Inginkan Pabrik Kepala Sawit Produksi Minyak Curah

“Progres masih dalam kewajaran. Kalaupun terjadi keterlambatan, ini karena faktor cuaca yang tidak menentu. Malam hujan, siang hujan. Itu tentu mempengaruhi beberapa item pekerjaan yang harusnya dikerjakan lebih cepat,” jelasnya.

Bupati juga memberi perhatian khusus pada progres Gedung DPRD dan Gedung Kantor Bupati. Setelah membandingkan data progres dengan kondisi lapangan, ia menegaskan deviasi pekerjaan masih tergolong rendah.

“Kalau kita lihat tadi kantor DPRD atau kantor Bupati, deviasinya tidak terlalu besar. Masih bisa kita kejar. Yang penting ritme kerja tetap dijaga dan ditingkatkan,” jelasnya.

Keyakinan itu diperkuat dengan target yang telah lama dicanangkan.

Baca Juga  30 Menit Perjalanan dari Lokasi Tenggelam

“InsyaAllah tahun 2026 kita sudah bisa pindah ke Puspem. Ini harapan besar kita agar pelayanan pemerintahan lebih efektif dan terpusat,” harapnya.

Pembangunan Puspem bukan hanya soal infrastruktur. Ia merupakan narasi tentang transformasi, tentang komitmen pemerintah daerah memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih dekat, dan lebih berkualitas kepada masyarakat.

Dengan ritme pekerjaan yang terus dipantau, koordinasi lintas OPD yang solid, serta komitmen kontraktor di lapangan. Optimisme itu bukan sekadar janji, tetapi sebuah proses nyata yang setiap harinya terus membangun masa depan Tana Tidung. (*)

Bagikan:

Berita Terkini