TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani menegaskan, penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama pemerintah daerah, dalam penyusunan kebijakan pembangunan tahun 2026.
Hal tersebut ia sampaikan dalam forum pertemuan bersama awak media serta sebagai bagian dari komitmen pemerintah. Untuk terus mendorong kualitas SDM yang mampu menjawab tantangan masa depan. Syarwani menjelaskan, pembangunan SDM tidak hanya dipandang dari sisi pendidikan formal semata.
Selama ini masyarakat sering kali mengidentikkan peningkatan kualitas SDM hanya melalui jalur pendidikan tradisional. Mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Padahal, cakupan pembangunan SDM jauh lebih luas dan mencakup berbagai aspek kompetensi masyarakat.
“Sumber daya manusia ini tidak hanya dalam perspektif bicara pendidikan formal sesuai jenjang. Kita memang memiliki keunggulan dari sisi pendidikan, mulai dari TK, PAUD, SD, hingga SMP. Namun SDM juga harus dilihat dalam skala yang lebih luas,” terangnya, Senin (1/12).
Mulai tahun 2026, pemerintah daerah akan memperkuat kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kapasitas masyarakat secara menyeluruh. Langkah tersebut mencakup pengembangan keterampilan, peningkatan literasi digital, hingga pemberdayaan pemuda dan tenaga kerja lokal. Agar mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan ekonomi dan teknologi.
“Termasuk kebijakan-kebijakan yang akan datang pada 2026, bagaimana kompetensi dan kapasitas SDM dapat kita tingkatkan. Ini menjadi tantangan bersama agar masyarakat Bulungan tidak hanya siap menghadapi perubahan. Tetapi juga mampu berperan aktif di dalamnya,” tegasnya.
Syarwani menilai, konsistensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM sangat penting. Terutama mengingat Bulungan saat ini berada pada posisi strategis sebagai daerah yang bersinggungan langsung dengan berbagai program pembangunan berskala nasional maupun investasi besar di Kalimantan Utara.
“Dengan demikian, kesiapan SDM lokal menjadi faktor penentu agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton. Tetapi ikut merasakan manfaat pembangunan,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh pihak baik lembaga pendidikan, organisasi pemuda, komunitas masyarakat hingga pelaku usaha. Untuk bersinergi memperkuat pondasi SDM daerah. Ia optimistis dengan kolaborasi yang kuat, Bulungan dapat menghasilkan generasi unggul yang mampu membawa kemajuan bagi daerah.
“Pembangunan infrastruktur memang penting, tetapi pembangunan manusia adalah fondasi utamanya. Ini yang akan kita kuatkan ke depan,” harapnya. (kn-2)