Dugaan Keracunan Miras di THM, Korban pun Bertambah

OLAH TKP: Polisi lakukan olah TKP di THM Dragon Exotic Lounge, Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah.

TARAKAN – Korban meninggal dunia atas dugaan keracunan minuman keras (miras) di THM Dragon Exotic Lounge kembali bertambah.

Teranyar, pengunjung THM diduga meninggal dunia setelah di rawat di rumah sakit. Total sudah ada tiga orang meninggal dunia di THM dan perkara telah resmi naik ke tahap penyidikan. Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ridho Pandu Abdillah menjelaskan, sebelumnya dua korban, seorang pengunjung dan seorang pemandu lagu berinisial N, dilaporkan meninggal dunia. Kini, jumlah korban bertambah menjadi tiga orang setelah seorang pengunjung lain berinisial JK meninggal dunia.

Baca Juga  Tarif Masuk Pelabuhan Tengkayu I Naik

“Korban JK sudah dilakukan autopsi, jenazahnya juga sudah dimakamkan. Autopsi dilakukan sebelum dikirim ke daerah asal korban di Pulau Jawa,” jelas Ridho, Minggu (24/8).

Hasil autopsi dua korban juga telah dikirim ke Puslabfor Mabes Polri untuk pendalaman penyebab kematian yang pasti. Penyidik telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi rumah pemilik, THM itu sendiri, dan sebuah gudang penyimpanan minuman di kawasan Kampung Empat.

Sampel dari minuman-minuman tersebut akan segera dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk diuji kandungan zat berbahaya.

Baca Juga  Geledah Kamar Hunian WBP, Barang-barang Ini yang Ditemukan...

“Ada barang bukti yang kita amankan, yaitu berbagai jenis minuman dari tempat penyimpanan. Semuanya kita sita untuk diperiksa lebih lanjut,” tegasnya.

Polisi juga berupaya mengamankan rekaman CCTV dari lokasi THM. Namun terkendala karena sistem CCTV tersebut menghapus data secara otomatis dalam hitungan hari.

“Sistem CCTV-nya sudah otomatis terhapus. Jadi ketika kita periksa, datanya sudah terhapus,” terang Ridho.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Tarakan, Iptu Eko Susilo menyatakan, sudah memeriksa delapan hingga sembilan orang saksi, termasuk teman-teman korban dan saksi dari pihak THM.

Baca Juga  Tim Gabungan Temukan 2 Korban Anak-Anak

“Informasi sementara dari pemilik THM, minuman tersebut didapat dari temannya yang berada di Balikpapan,” kata Eko.

Penyidik akan memanggil saksi-saksi tambahan, termasuk pihak luar yang mengetahui kondisi awal korban sebelum dibawa ke rumah sakit. Namun, polisi masih menunggu hasil uji lab dari sampel minuman dan hasil autopsi untuk menguatkan bukti penyebab kematian para korban.

“Langkah berikutnya, kita masih mencari saksi tambahan dan mendalami hasil uji lab,” pungkas Eko. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini