Pembangunan Sekolah Garuda, Luasan Lahan yang Disiapkan Segini…

TINJAUAN: Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan (tengah) saat mendampingi Wakil Mendiktisaintek Prof Stella Christie mengunjungi lokasi sekolah Garuda, beberapa waktu lalu.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan ketersediaan lahan seluas 20 hektare untuk pembangunan Sekolah Garuda.

Penetapan lokasi ini dilakukan setelah serangkaian rapat koordinasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltara, serta jajaran Pemprov Kaltara.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan mengatakan, lahan tersebut akan segera dihibahkan dari Pemprov Kaltara kepada Kemendiktisaintek.

“Alhamdulillah, kita sudah sepakat menetapkan 20 hektare lahan untuk Sekolah Garuda. Targetnya, minggu pertama atau kedua September seluruh proses hibah sudah clear. Sehingga peletakan batu pertama bisa dilaksanakan pada Oktober mendatang,” ungkapnya, Selasa (26/8).

Baca Juga  Pengendara Mini Bus Ditetapkan Tersangka

Ia menjelaskan, lahan yang akan digunakan sepenuhnya merupakan milik Pemprov Kaltara. Ada dua sertifikat tanah yang disiapkan, yakni sertifikat nomor 43 dan 45. Dari total tersebut, sekitar 16–17 hektare pada sertifikat nomor 45 tidak perlu dilakukan pemecahan, sementara sisanya pada sertifikat nomor 43 sedang diproses.

“Tidak ada benturan dengan lahan warga. Seluruhnya aset pemerintah provinsi. Jadi tidak ada pembebasan lahan tambahan. Lokasinya berada di samping dan belakang gedung DPRD Kaltara, sesuai yang sudah ditinjau sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga  Syarat Pencalonan Pilgub melalui Parpol, Minimal 7 Kursi

Ia merasa optimistis semua proses akan rampung sesuai jadwal. Bahkan, dokumen Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ditargetkan selesai pada Kamis pekan ini.

“Pak Gubernur menekankan agar pada Rabu ini semuanya sudah tuntas dari sisi administrasi. Setelah itu, tinggal proses balik nama lahan dari Pemprov ke Kemendiktisaintek. InsyaAllah pertengahan September sudah kelihatan progresnya. Sehingga sebelum peletakan batu pertama oleh Bapak Presiden, semuanya sudah siap,” ungkapnya.

Baca Juga  Dugaan Kecurangan Minyakita di Tarakan

Menurutnya, keberadaan Sekolah Garuda akan menjadi lompatan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kaltara. Selain mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sekolah ini juga diharapkan melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi, sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

“Ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan di Kaltara. Maka, kita semua berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga benar-benar terealisasi,” haraonya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini