TARAKAN – Ratusan driver ojek online (ojol) di Tarakan menggelar aksi solidaritas damai pada Sabtu (30/8), sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas di Jakarta.
Aksi yang berlangsung sekitar 4 jam ini sempat menghentikan layanan ojol, namun situasi kembali normal setelahnya. Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Tarakan Adit menegaskan, aksi ini murni sebagai bentuk belasungkawa. Ia juga membantah kabar yang beredar di media sosial mengenai adanya rencana demo besar di Tarakan.
“Berkaitan demo tentang ojol maupun poster beredar di medsos, semua hoaks. Jadi untuk masyarakat Tarakan berhati-hati untuk menerima informasi. Ini bisa membuat resah masyarakat,” ungkap Adit.
Selama aksi yang meliputi tabur bunga, doa bersama dan salat gaib di Masjid Islamic Center, layanan ojol sempat terhenti. Adit meminta pengertian masyarakat karena para driver menyisihkan waktu 4 jam untuk aksi solidaritas ini.
“Selama 4 jam ini agak sedikit susah mau memesan ojol,” katanya.
Namun, ia memastikan setelah seluruh rangkaian acara selesai, para driver langsung kembali bekerja seperti biasa. “Kami setelah menghargai, menghormati rekan kami setelah tabur bunga dan salat, ya kembali beraktivitas seperti biasa,” tambah Adit.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik, menyampaikan apresiasinya terhadap aksi damai yang dilakukan oleh para driver ojol. Ia juga menegaskan komitmen Polres Tarakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tentunya senantiasa mengajak seluruh pihak mari kita sama-sama menjaga keamanan di Kota Tarakan. Karena kalau sudah tidak aman tentunya apapun itu pasti terganggu. Baik dari perekonomian kita maupun seluruh aspek,” jelas Erwin.
Ia menambahkan, kepolisian akan bekerja sesuai aturan dalam mengamankan setiap penyampaian pendapat di muka umum dan siap menjadi fasilitator bagi masyarakat yang ingin menyuarakan tuntutannya.
“Kami juga bukan hanya hadir sebagai pengaman. Tapi kami juga sebagai fasilitator dari pihak-pihak yang ingin menyampaikan atau menyuarakan tuntutannya,” tutupnya. (kn-2)