Luncurkan Program MBG di Kaltara

TINJAU MBG: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang memastikan pelajar SMA telah mendapatkan program MBG, Senin (1/9).

TANJUNG SELOR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kalimantan Utara, Senin (1/9).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kaltara melaunching program ini di SMA Negeri 1 Tanjung Selor sebagai titik awal pelaksanaan. Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan, program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Makanan gratis ini sudah kita siapkan sejak beberapa minggu lalu, dan hari ini resmi kita jalankan di SMA Negeri 1 Tanjung Selor. Untuk Kabupaten Bulungan, ada lima titik dapur yang akan disiapkan, dan pelaksanaan dilakukan secara bertahap. Mudah-mudahan ke depan program ini bisa berjalan di tingkat SD dan SMP,” jelasnya, Senin (1/9).

Baca Juga  Kasus Dugaan Politik Uang Calon Wali Kota Dihentikan

Menurut Gubernur, dapur utama MBG di Tanjung Selor berlokasi di Jalan Mangga. Dari dapur tersebut, makanan bergizi diproduksi, dikemas, dan kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah.

“Kalau ingin menyaksikan langsung, bisa lihat di dapur Jalan Mangga. Di sana bisa dilihat bagaimana proses pemasakan hingga pengemasan makanan. Semua dilakukan dengan standar gizi yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi terus dilakukan dengan BGN untuk memperluas cakupan program ke wilayah lain di Kaltara. Saat ini, sekitar 40 persen wilayah sudah terlayani. Sementara daerah-daerah perbatasan seperti Krayan dan Apokayan masih menunggu giliran.

Baca Juga  Berharap Partisipasi Pemilih Meningkat

“Kita harap indeks dukungan anggaran untuk Kaltara bisa ditingkatkan. Terutama di wilayah perbatasan yang memiliki faktor kemahalan tinggi,” tegasnya.

Menu makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi seimbang. Ia sempat meninjau langsung menu yang disiapkan, mulai dari lauk ikan, sayuran, hingga buah-buahan.

“Alhamdulillah, dari lima macam menu yang saya lihat sudah sangat memenuhi standar gizi. Menu ini akan diganti setiap hari, supaya anak-anak tidak bosan dan tetap mendapatkan asupan gizi yang beragam,” ungkapnya.

Program MBG ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan gizi peserta didik. Tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kaltara. Dengan tubuh yang sehat dan gizi yang cukup, siswa diharapkan lebih fokus dalam belajar.

Baca Juga  DPO Jaringan Malaysia Diburu Polisi

“Program ini bukan sekadar soal makan gratis. Tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Kaltara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BGN Regional Kaltara Aji Sanjaya, mengungkapkan bahwa anggaran MBG di Kaltara ditetapkan Rp 15 ribu per porsi. Angka ini diupayakan mampu mencukupi kebutuhan gizi sesuai standar nasional.

“Untuk bahan baku, kami prioritaskan dari petani lokal agar sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat. Kalau pasokan lokal tidak mencukupi, barulah kita ambil dari luar daerah,” singkatnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini