Minim Fasilitas Pelabuhan, Dikeluhkan Penyandang Disabilitas

DIKELUHKAN: Fasilitas Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dikeluhkan penyandang disabilitas.

TARAKAN – Para penyandang disabilitas di Tarakan mengeluhkan minimnya fasilitas yang mendukung mobilitas mereka di Pelabuhan Tengkayu I. Meskipun mengapresiasi adanya diskon tiket, mereka berharap ada perbaikan infrastruktur di Pelabuhan, agar lebih inklusif.

Keluhan ini disampaikan oleh Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Tarakan, Muhammad Yosta Novthami. Ia menyebut, fasilitas seperti tangga dengan pegangan di dermaga sangat dibutuhkan oleh disabilitas fisik.

“Untuk disabilitas fisik, teman-teman sering mengeluh tentang jembatan dari pelabuhan naik ke kapal. Tangga yang mempunyai pegangan itu sangat diperlukan,” ungkapnya.

Baca Juga  Momen Lebaran Pastikan Tambah Penerbangan

Tak hanya disabilitas fisik, Yosta juga menyoroti kebutuhan bagi penyandang tunarungu. Mereka membutuhkan papan informasi visual untuk mengetahui posisi kapal, jadwal keberangkatan, atau apakah kapal sudah tiba.

“Karena mereka ketika sudah membeli tiket, mereka tidak tahu speedboat-nya itu ada di mana, sudah datang atau belum. Itu yang diperlukan teman-teman tunarungu,” tambahnya.

Meski demikian, Yosta mengakui bantuan diskon tiket kapal sangat membantu. Karena mayoritas wilayah di Provinsi Kalimantan Utara terdiri dari pulau-pulau.

Baca Juga  Warga Minta PDAM Transparan

Menanggapi keluhan ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Idham Chalid mengakui, pembangunan pelabuhan ke depan harus menyesuaikan kebutuhan penyandang disabilitas.

“Ya, ke depan karena ini program baru jalan. Kebetulan dari teman-teman Kementerian PUPR juga untuk tata bangunan harus menyesuaikan dengan para penyandang disabilitas,” kata Idham.

Ia berjanji akan menyesuaikan fasilitas di Pelabuhan Tengkayu I, termasuk trekking (jalur khusus), railing (pegangan tangga) dan koridor yang ramah disabilitas. Saat ini, pihak pelabuhan masih mengandalkan bantuan petugas untuk melayani penyandang disabilitas. Namun, Dishub Kaltara berkomitmen untuk melakukan perbaikan fisik.

Baca Juga  Zainal Ambil Formulir Pendaftaran Gubernur

“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa. Anggaran usulan sudah kami masukkan untuk upaya pembaruan di pelabuhan ini,” ujar Idham.

Idham menambahkan, anggaran yang dibutuhkan masih dalam tahap perhitungan karena ada banyak item yang harus diperbaiki.

“Kami akan sesuaikan dengan anggaran yang kami peroleh. Karena ada pagu setiap tahun,” pungkasnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini