TARAKAN – Kantor Navigasi Tipe A Kelas III Tarakan memperkuat keselamatan pelayaran di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) dengan membangun empat menara suar di lokasi strategis.
Menara suar ini berperan penting sebagai sarana bantu navigasi yang memandu kapal-kapal melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Kepala Kantor Navigasi Tarakan, Germas menyatakan, keempat menara suar berlokasi di Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur, Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Pulau Sambit dan Pulau Maratua, Kabupaten Berau.
“Kami memiliki empat menara suar yang berfungsi secara efektif untuk menjaga keselamatan pelayaran,” kata Germas.
Fungsi utama menara suar membantu pelaut menentukan posisi kapal. Dengan jangkauan cahaya lampu hingga 20 mil laut, menara suar juga menjadi penanda penting. Untuk menghindari area berbahaya seperti karang dan gusung.
“Jika kapal tidak melihat menara suar, mereka akan melintasi perairan tanpa panduan yang bisa menimbulkan risiko kecelakaan atau kerugian biaya,” tegasnya.
Menara suar beroperasi 24 jam dengan dukungan petugas penjaga yang bekerja secara bergantian setiap tiga bulan sekali. Bahkan, menara suar di Pulau Sambit yang tidak berpenduduk dijaga secara permanen untuk memastikan operasionalnya.
Selain berfungsi sebagai alat bantu navigasi, menara suar juga memiliki peran simbolis sebagai penanda kedaulatan negara. Terutama di wilayah perbatasan seperti Pulau Sebatik.
“Kami juga menyoroti kebutuhan dasar para petugas, seperti ketersediaan air bersih, yang akan diupayakan penganggarannya di masa mendatang,” tuturnya.
Untuk memperingati Hari Menara Suar Nasional pada 22 September lalu, Kantor Navigasi Tarakan menggelar upacara sederhana di menara suar Tanjung Batu. Acara ini diisi dengan video call kepada para petugas di lokasi lain sebagai bentuk silaturahmi dan pemantauan kondisi.
“Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keberadaan menara suar sebagai sarana bantu navigasi. Sekaligus bentuk apresiasi terhadap petugas yang menjaga keselamatan pelayaran di wilayah kita,” pungkas Germas. (kn-2)