Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Triwulan II Tunjukkan Tren Positif

EKONOMI KALTARA: Pembangunan infrastruktur yang masuk dalam belanja pemerintah salah satu upaya dalam pertumbuhan ekonomi.

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan tren positif. Pada triwulan II tahun 2025, ekonomi Kaltara tercatat tumbuh 4,54 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year), dan meningkat 2,79 persen dibanding triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil dari meningkatnya aktivitas pembangunan dan pengeluaran pemerintah yang signifikan selama triwulan berjalan.

“Kita patut bersyukur karena ekonomi Kaltara tetap tumbuh stabil. Ini menjadi bukti program pembangunan daerah dan kebijakan fiskal berjalan efektif,” ujarnya, Selasa (30/9).

Baca Juga  Tiga Pegulat Kaltara Siap Tempur

Dari sisi pengeluaran, belanja konsumsi pemerintah menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan peningkatan tajam 27,08 persen. Lonjakan ini menunjukkan stimulus anggaran publik masih menjadi tulang punggung ekonomi Kaltara di tengah ketidakpastian global.

“Belanja pemerintah memberi efek berganda yang besar. Terutama terhadap sektor konstruksi dan perdagangan,” jelasnya.

Sementara dari sisi produksi, sektor konstruksi tumbuh paling tinggi, yakni 9,62 persen. Sejalan dengan meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Sektor industri pengolahan juga mencatatkan kinerja gemilang dengan pertumbuhan 11,23 persen. Diikuti oleh sektor akomodasi dan makanan-minuman 9,17 persen serta perdagangan besar dan eceran 9,05 persen.

Baca Juga  Tes Urine di Lapas Hasilnya Negatif

“Masih ada beberapa sektor yang mengalami kontraksi, seperti jasa perusahaan -2,68 persen, pertambangan dan penggalian -0,41 persen, serta administrasi pemerintahan dan pertahanan -0,13 persen,” sebut dia.

Ingkong menekankan bahwa meskipun angka pertumbuhan cukup menggembirakan. Tantangan utama pemerintah daerah memastikan pertumbuhan tersebut berkelanjutan dan inklusif.

“Kita tidak hanya bicara angka statistik, tapi bagaimana pertumbuhan ekonomi bisa berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga  Polisi Ungkap Dugaan Praktik Prostitusi Online

Pemerintah Provinsi Kaltara, akan terus berupaya memperkuat sektor produktif, terutama industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian berkelanjutan.

“Kami ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditopang oleh anggaran pemerintah. Tetapi juga oleh aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor swasta,” pungkasnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini