TANJUNG SELOR – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara telah memasuki tahap akhir.
Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan tiga kandidat terbaik yang berhasil lolos. Setelah melalui serangkaian tahapan uji kompetensi, rekam jejak, penulisan makalah, hingga wawancara. Ketua Pansel Komjen Pol (Purn) Tomsi Tohir menyatakan, hasil ini telah sesuai dengan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 18125/R-AK.02.03/SD/K/2025.
“Proses seleksi ini dilaksanakan secara objektif dan transparan. Dengan pengawasan penuh dari BKN sejak awal hingga akhir,” jelasnya, Kamis (2/10).
Adapun tiga nama yang masuk daftar akhir yakni Denny Harianto yang saat ini menduduki jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Ferdy Manurun Tanduk Langi sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, serta Sanusi yang menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
“Ketiganya dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang mumpuni dan rekam jejak yang relevan dengan kebutuhan jabatan sekda,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Plt Kepala BKD Kaltara Andi Amriampa menjelaskan, langkah berikutnya menyerahkan nama-nama kepada Gubernur Kaltara selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Dari tiga kandidat itu, gubernur akan merekomendasikan satu nama untuk diajukan ke Pemerintah Pusat.
“BKD bertugas menyiapkan proses administratif ke Kemendagri dan Setneg. Agar penetapan melalui Keputusan Presiden dapat segera dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Sekprov definitif sangat penting karena posisi ini merupakan motor penggerak birokrasi daerah. Sekprov memiliki peran strategis dalam menjembatani visi dan misi kepala daerah. Dengan program kerja perangkat daerah.
“Sekprov adalah jantung administrasi pemerintahan. Dengan adanya pejabat definitif, koordinasi pembangunan bisa berjalan lebih solid,” tutupnya. (kn-2)