PMI Harus Siaga 24 Jam

LANTIK KEPENGURUSAN: Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla (kanan) melantik kepengurusan PMI Kaltara periode 2025-2030, Rabu (12/11).

TANJUNG SELOR – Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2025-2030 telah dilantik oleh Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla, Rabu (12/11). Sekaligus memberikan arahan penting kepada jajaran pengurus baru.

Jusuf Kalla menekankan pentingnya sinergi antara PMI, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, kerja kemanusiaan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak.

“PMI harus terus bersinergi dengan pemerintah dan organisasi masyarakat. Karena yang kita perjuangkan adalah kepentingan manusia. Kemanusiaan tidak bisa berjalan sendiri,” pesan Jusuf Kalla.

Baca Juga  Bulungan Paling Banyak TKA

Sementara itu, Ketua PMI Kaltara Risdianto menyampaikan, jajaran pengurus baru akan langsung bergerak melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada penguatan peran PMI di bidang kemanusiaan. Terutama dalam penanganan bencana alam dan sosial.

“Dalam program kerja kami, PMI Kaltara akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai organisasi. Fokusnya tetap pada kegiatan kemanusiaan, baik dalam bencana alam, sosial, maupun pelatihan bagi relawan,” ujarnya.

Baca Juga  54 CPNS Terima SK Pengangkatan

Ia menegaskan, markas PMI di Kaltara akan beroperasi selama 24 jam penuh sebagai pusat koordinasi tanggap darurat bencana. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum, markas PMI harus siaga 24 jam.

Risdianto juga menjelaskan, PMI Kaltara selama ini telah menjalin kerja sama erat dengan berbagai lembaga, dan organisasi kemanusiaan lainnya dalam penanganan bencana. Selain itu, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada para relawan, terutama generasi muda.

Baca Juga  BI Kaltara Edukasi Warga Antisipasi Upal

“Kami terus mengembangkan kapasitas relawan, termasuk pelatihan dan sertifikasi di berbagai bidang. Relawan PMI sudah aktif mulai dari tingkat SMP, SMA hingga masyarakat umum, dan mereka siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.

Ke depan, PMI Kaltara juga berencana meningkatkan kapasitas relawan melalui berbagai program pengembangan dan konsolidasi lintas daerah.

“Semua ini bagian dari upaya menjaga semangat kemanusiaan dan memperkuat kesatuan dalam aksi tanggap darurat di seluruh wilayah Kaltara,” tutupnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini