TARAKAN – Pascagempa bumi mengguncang Tarakan, Lapas Kelas IIA Tarakan bergerak cepat memeriksa kondisi fisik bangunan dan tembok pembatas sebagai langkah deteksi dini potensi gangguan keamanan.
Pemeriksaan ini melibatkan Kesatuan Pengamanan Lapas bersama Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dan tim teknis bagian umum. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas II A Tarakan, Jupri mengatakan, pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana (sarpras) merupakan agenda rutin yang kini juga difokuskan pada dampak gempa bumi.
“Pengecekan area steril ini merupakan bentuk nyata penerapan prinsip deteksi dini, sinergitas, dan respons cepat terhadap setiap potensi ancaman kamtib,” ujarnya, Kamis (13/11).
Menurutnya, pemeriksaan kali ini menitikberatkan pada kondisi tembok pembatas, pagar luar, serta brandgang (jalur steril) di sekitar blok hunian. Dari hasil pengecekan, ditemukan retakan kecil di salah satu sisi tembok, yang diduga akibat getaran gempa.
“Kerusakannya tidak membahayakan, tapi langsung kita laporkan untuk segera diperbaiki,” jelasnya.
Bagian umum Lapas Kelas II A Tarakan segera melakukan perbaikan dini untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Langkah ini juga menjadi bagian dari pemeliharaan berkala sarana dan prasarana pengamanan di lingkungan Lapas. Jupri menambahkan, seluruh fasilitas pengamanan harus selalu dalam kondisi prima.
“Kami ingin memastikan seluruh area steril, pagar, dan dinding pembatas tetap kokoh dan berfungsi baik. Pemeriksaan rutin seperti ini penting agar tidak ada celah keamanan,” tegasnya.
Secara keseluruhan, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Lapas Tarakan aman dan terkendali, tanpa adanya kerusakan signifikan yang berpotensi mengganggu sistem pengamanan.
Melalui kegiatan ini, lapas menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami akan terus konsisten menjalankan prinsip deteksi dini dan pengawasan berkelanjutan demi menjaga situasi yang kondusif dan tertib,” pungkasnya. (kn-2)