Ekonomi Kaltara Tumbuh Stabil

EKONOMI KALTARA: UMKM diharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kaltara.

TARAKAN – Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta memaparkan perkembangan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara), sekaligus capaian digitalisasi sistem pembayaran dalam sebuah acara resmi yang digelar di Tarakan.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan, perekonomian Kaltara tetap menunjukkan resiliensi di tengah ketidakpastian global. Menurut Filianingsih, ekonomi Kaltara masih tumbuh solid pada Triwulan II 2025 dengan capaian 4,54 persen (yoy). Ia menyebutkan bahwa laju pertumbuhan ini masih berada dalam rentang target nasional dan mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang tetap dinamis.

“Di tengah kondisi global yang tidak pasti, Kaltara tetap mampu mencatat pertumbuhan positif. Ini menunjukkan pondasi ekonomi yang kuat dan dukungan dari seluruh pelaku ekonomi daerah,” ujar Filianingsih.

Selain pertumbuhan, inflasi Kaltara pada September 2025 juga terjaga di level 2,32 persen (yoy). Angka tersebut dinilai sehat dan masih berada dalam sasaran inflasi nasional. Sejumlah komoditas seperti emas perhiasan, tarif air minum PAM, dan ikan bandeng menjadi penyumbang inflasi terbesar. Sementara penurunan harga angkutan udara, cabai rawit, dan tahu mentah menahan laju inflasi di sisi lain.

Baca Juga  Penambahan Rute Kapal Tak Bisa Terpenuhi

“BI terus memperkuat peranannya dalam menjaga momentum pertumbuhan melalui fasilitasi investasi, business matching antara UMKM dan buyer. Hingga penguatan kualitas SDM di sektor perdagangan dan digital,” tuturnya.

Di sisi digitalisasi, Bank Indonesia mencatat lonjakan signifikan pada penggunaan QRIS. Jumlah pengguna QRIS di Kaltara pada Triwulan III 2025 naik menjadi 127.361 pengguna, atau tumbuh 13 persen dibandingkan periode sebelumnya. Lonjakan terbesar terlihat pada volume transaksi yang mencapai 12,55 juta, melesat 172 persen (yoy) atau 218 persen dari target 2025.

Peningkatan tersebut dipicu oleh sejumlah inisiatif Bank Indonesia seperti festival Kaltara-Run, program Digiloport, QRIS Hunter, hingga lomba jingle untuk menarik partisipasi masyarakat.

“Digitalisasi pembayaran bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih luas terutama bagi UMKM. Karena itu, berbagai program terus kami dorong agar masyarakat semakin familiar dengan transaksi nontunai,” jelas Filianingsih.

Baca Juga  Barang Bukti 77 Perkara Dimusnahkan

Bank Indonesia memastikan, akselerasi digital dan stabilitas harga akan terus menjadi fokus dalam menjaga perekonomian Kaltara tetap tumbuh dan inklusif.

“Kami ingin memastikan bahwa transformasi ekonomi digital bisa dirasakan seluruh lapisan Masyarakat. Sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, agar tetap tangguh,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, BI optimistis Kaltara akan mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif sekaligus memperluas aktivitas ekonomi di berbagai sektor, terutama UMKM dan layanan publik.

Sementara itu, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kaltara, yang secara konsisten terus mengawal keberlanjutan perekonomian Kaltara.

“Terima kasih atas asesmen komprehensif yang selalu disajikan dalam laporan perekonomian provinsi. Yang menjadi referensi kredibel dalam menggambarkan dinamika ekonomi daerah sekaligus arah kebijakan pembangunan ekonomi di Kaltara,” kata Wagub.

Wagub menuturkan saat ini tengah dihadapkan berbagai tantangan nasional maupun global yang tidak mudah. Dari perang tarif dagang, disrupsi rantai pasok global, hingga ketidakpastian geopolitik turut memberikan andil tekanan terhadap perekonomian nasional, termasuk di provinsi Kaltara.

Baca Juga  Sesali Keterangan Saksi Tanpa Bukti

“Namun kita percaya setiap tantangan selalu membawa peluang jika kita mampu mengelolanya dengan tepat,” tegasnya.

Kaltara memiliki posisi geografis yang sangat strategis, yaitu berbatasan langsung dengan negara jiran Malaysia. Kondisi ini, sebut Wagub menjadikan Kaltara sebagai gerbang interaksi ekonomi, perdagangan, dan logistik yang memiliki potensi besar dalam menjangkau pasar internasional.

Ia meyakini dengan penguatan konektivitas serta pembangunan infrastruktur yang saling terintegrasi. Kaltara memiliki peluang nyata dan kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan utara Indonesia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata melalui berbagai langkah strategis. Antara lain peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah.

“Juga dukungan bagi UMKM dan sektor informal agar dapat naik kelas, pengembangan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Serta penguatan kerja sama regional dan internasional dalam mendorong investasi produktif,” ujarnya. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini