Ramp Check Sasar 42 Speedboat Reguler

TRANSPORTASI AIR: Armada speedboat yang melayani trayek antarkabupaten dan kota di wilayah Kaltara akan dilakukan ramp check jelang Nataru 2026.

TANJUNG SELOR – Jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara memperketat pengawasan keselamatan transportasi laut.

Salah satu langkah utama, pelaksanaan ramp check terhadap puluhan armada yang melayani trayek antarkabupaten dan kota di wilayah Kaltara. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Pelayaran Operasional Dishub Kaltara Massahara mengatakan, ramp check menjadi agenda wajib yang diselaraskan dengan instruksi Kementerian Perhubungan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelayakan teknis, kelengkapan dokumen, serta kesiapan keselamatan seluruh armada jelang lonjakan mobilitas penumpang. Tahun ini ramp check dipusatkan di tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, dan Pelabuhan di Nunukan.

Baca Juga  Narkotika dan TPPO jadi Perhatian

“Ramp check diarahkan pada armada reguler yang menghubungkan antar kabupaten dan kota. Dari total 59 armada yang terdata, sebanyak 42 armada aktif menjadi sasaran pemeriksaan,” jelasnya, Senin (24/11).

Menurutnya, pemeriksaan mencakup kondisi mesin, alat pemadam, navigasi, alat keselamatan penumpang, hingga dokumen teknis, persetujuan teknis, dan kelengkapan lingkungan. Ia menegaskan, seluruh pemilik maupun operator kapal diharapkan patuh terhadap regulasi. Karena pelayaran tanpa izin dan tanpa kelayakan dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca Juga  Penduduk Kaltara Bertambah 7.460 Jiwa

Pelaksanaan ramp check dibagi dalam dua tahap. Untuk wilayah Tanjung Selor, pemeriksaan dijadwalkan pada 25–27 November 2025. Sementara ramp check di Tarakan mengakomodasi armada dari Malinau, KTT, Bunyu, dan Sungai Nyamuk akan berlangsung 27–28 November 2025.

“Meski sebelumnya kami melakukan ramp check langsung ke Malinau dan KTT. Tahun ini kegiatan difokuskan di Tarakan demi efisiensi, namun cakupannya tetap sama,” tambahnya.

Untuk trayek Tanjung Selor–Tarakan dan Tarakan–Tanjung Selor, tercatat 23 armada yang masuk daftar pemeriksaan. Dishub Kaltara juga menyiapkan posko pemantauan di Tanjung Selor, Tarakan, dan Nunukan. Posko ini berfungsi memonitor arus pergerakan, kondisi pelabuhan, serta memberikan respons cepat jika ditemukan masalah di lapangan.

Baca Juga  Layanan Kemoterapi di RSUD dr H Jusuf SK Dikeluhkan

“Kami meminta agar tetap mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas saat berada di Pelabuhan,” ujarnya.

Dengan ramp check dan penguatan pengawasan, Dishub Kaltara berharap seluruh perjalanan laut selama Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penumpang. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini