Sarpras Keamanan Lapas Diperketat

PENGECEKAN SARANA: Petugas Lapas Kelas II A Tarakan memeriksa sarana prasarana keamanan jelang Natal dan Tahun Baru 2026.

TARAKAN – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan melalui Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan pengecekan sarana prasarana keamanan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Utara (Kaltara), serta Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Mengenai peningkatan kewaspadaan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam menghadapi periode rawan gangguan kamtib.

Kepala Lapas Kelas II A Tarakan Jupri mengatakan, pengecekan dilakukan menyeluruh pada sejumlah titik strategis yang rawan terjadinya gangguan, baik dari faktor internal maupun faktor non-alam. Area yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi blok hunian, area perkantoran, dapur higienis, serta ruang-ruang yang memiliki peralatan dan fasilitas pendukung keamanan.

Baca Juga  Konten Kreator Diduga Terlibat Sabu 74 Kg

Fokus pemeriksaan kali ini lebih diarahkan pada optimalisasi perangkat penanggulangan kebakaran. Seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta Fire Block. Selain memastikan kesiapan alat, petugas juga melihat kondisi fisik dan tingkat kelayakan penggunaan.

“Pengecekan juga dilakukan terhadap senjata api dan non-senjata api yang digunakan petugas pengamanan,” jelasnya, Selasa (9/12).

Ia mengakui kegiatan pemeliharaan sarpras keamanan sangat penting terutama ketika memasuki momen libur panjang yang memiliki potensi meningkatnya risiko keamanan.

Baca Juga  Asal Api Diduga dari Aktivitas Pengisian BBM

“Kami meminta seluruh jajaran untuk memastikan seluruh sarana pendukung keamanan dalam kondisi siap dan layak pakai. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif dan pemantauan terhadap area rawan,” ujarnya.

Jupri menambahkan, keberlangsungan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga bergantung pada kesigapan petugas dalam mengenali potensi kerawanan di lingkungan Lapas.

Baca Juga  Berharap Harga Komoditas Tetap Stabil

“Peningkatan kewaspadaan menjadi kunci. Selain sarana, kami terus melakukan evaluasi rutin termasuk terhadap pola pengawasan dan sistem monitoring yang kami terapkan,” tuturnya.

Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi. Sehingga dapat mendukung terciptanya suasana lapas yang kondusif, aman, dan terkendali sepanjang perayaan akhir tahun. (kn-2)

Bagikan:

Berita Terkini